Sering dikajikan ayat Al-Qur'an bahwa beserta kesulitan akan ada banyak kemudahan. Dalam bahasa arab penggunaan al pada lafadz usri menunjukkan kesulitan yang definitif, atau satu jenis kesulitan. Sedangkan yusro menunjukkan kata benda yang dapat berarti banyak, tidak hanya satu. Artinya jalan keluar atau kemudahan tidak terpaku satu cara saja untuk kesulitan yang sama.
Begitu mudah memahami kajian ayat tersebut, namun ketika diri kita mendapatkan kesulitan kadang yang terbayang adalah suatu hal yang berat, hitam, beban yang besar. Padahal kalau difahami, mestinya harus disyukuri, karena berarti alloh akan memberikan kemudahan dibalik kesulitan yang datang. Kita menjadi semakin lebih matang, lebih pintar itu jelas. Dengan tambahnya ilmu dan kematangan berpikir, maka hasil yang akan kita dapatkan pada kemudian hari akan semakin besar, insyaAlloh.
Kesulitan hanya akan tetap menjadi kesulitan bagi diri yang berpikir sempit. Seperti satu sendok garam akan terasa asin sekali jika dimasukkan pada wadah air yang berukuran kecil, namun jika dimasukkan pada wadah air yang berukuran besar maka rasa asin tidak akan begitu terasa. Demikian juga dengan ukuran kita ketika menerima kesulitan. itu akan menentukan besarnya himpitan beban yang kita rasakan.
Tidak takut kesulitan bukan berarti mencari kesulitan. Jika ada jalan yang lebih mudah tentu akan kita pilih jalan yang lebih mudah jika memberikan hasil yang sama. Namun jika tingkat kesulitan hanya dua kali lipat dari cara yang mudah dan hasilnya berlipat ganda dibandingkan cara yang mudah tersebut, tentunya akan lebih bijak untuk memilih jalan yang sedikit lebih sulit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar